Vol 6/2

An Analysis of Translation Techniques Used to Translate Metaphors and Similes in Eka Kurniawan’s Cantik Itu Luka into Beauty Is A Wound, Agni Kusti Kinasih, Sanata Dharma University (1-14)

Analisis Pelesapan Frasa Nomina Konstruksi Koordinatif Bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia: Sebuah Analisis Kontrastif, Nadya Inda Syartanti, Universitas Brawijaya Malang (15-33)

Non-Observance of Cooperative Principles in Spongebob Squarepants’ Episode ”Home Sweet Pineapple”, Destra Wibowo Kusumo, PPS Universitas Negeri Semarang (34-43)

Sensuality in Perfume Advertisements: An Analysis of Multimodality in Cosmopolitan and Cosmopolitan Men Magazine, Jatrifia Ongga Sinatarya, S.S., M.Hum, State Polytechnic Malang (44-55)

The Order of Communication Acts in the Online News (The Application of the Pragmatics’ Speechs in Journalism), Zakie Asidiky, STBA Yapari-ABA (56-62)

“E-Exhibition” A Framework of Students’ Project Based Learning, Oktavia Widiatuti (63-67)

Supporting Language Learning with TTS Voice Output Integrated into EPub E-Books, Achmad Suyono & Bambang Suryanto, State Polytechnic Malang (68-73)

===

==

KATA PENGANTAR

 

Pembaca yang terhormat

Pada Jurnal Linguistik Terapan edisi November 2016 ini, kami sajikan beberapa artikel hasil penelitian dan pemikiran. Artikel dalam Jurnal Linguistik Terapan edisi ini terdiri dari beberapa konsentrasi ilmu yaitu; penerjemahan, linguistik terapan dan pengajaran bahasa. Untuk memudahkan pemetaan artikel disajikan sesuai dengan urutan tersebut.

Pada artikel pertama Agni Kusti Kinasih memaparkan tentang analisis teknik penerjemahan metafora dan simile pada karya Eka Kurniawan yang berjudul Cantik Itu Luka.  Objek penelitian ini adalah novel berjudul Cantik Itu Luka yang diterjemahkan oleh Anne Tucker sebagai Beauty is A Wound. Agni menggunakan teori penerjemahan yang dipaparkan oleh Molina dan Albir (2002). Hasil analisis menunjukkan bahwa teknik literal translation adalah teknik yang paling sering digunakan dalam menerjemahkan metafora dan simile dalam novel Cantik itu Luka.

Dalam artikel kedua, Nadya Inda Syartanti menulis tentang Pelesapan Frasa Nomina Konstruksi Koordinatif Bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia. Artikel ini merupakan sebuah analisa kontrastif yang bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan dan persamaan bentuk pelesapan frasa nomina konstruksi koordinatif dalam bahasa Jepang dan bahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat kesamaan dalam hal letak konstituen pengendali subjek dan objek pada Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang. Sedangkan peran semantis yang berlaku dalam pelesapan frasa nomina berbeda di tiap fungsi semantis subjek dan objek baik pada bahasa Indonesia maupun pada bahasa Jepang.

Artikel ketiga dalam Jurnal Linguistik Terapan edisi November ini merupakan hasil penelitian dari Destra Wibowo Kusumo. Dalam artikelnya, penulis bertujuan menemukan non-observance dari cooperative principle dalam ujaran lisan pada serial animasi Spongebob Squarepants, episode Home Sweet Pineapple. Analisis data dalam penelitian ini  dilakukan berdasarkan empat teori yang diajukan oleh Grice (1975), Thomas (1995), Cruse (2000), Grundy (2000), dan Cutting (2002). Dari temuan dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa non-observance of cooperative principles dalam serial Spongebob Squarepants, Edisi Home Sweet Pineapple berhasil menciptakan efek humor kepada penonton.

Artikel keempat yang ditulis oleh Jatrifia Ongga Sinatrya memaparkan tentang sensualitas dalam Iklan Parfum yang muncul di majalah Cosmopolitan dan Cosmopolitan Men. Artikel ini menggunakan iklan parfum yang muncul di kedua majalah tersebut pada edisi Juni, September, Desember 2013 dan Maret 2014 sebagai sumber data dalam penelitian yang menggunakan metodologi kualitatif dan content analysis tersebut. Merujuk pada hasil analisis, disimpulkan bahwa terjadi pergeseran nilai budaya yang direpresentasikan melalui modernisasi budaya dimana sensualitas dan seksualitas bukan lagi hal yang tabu bagi laki-laki dan perempuan Indonesia.

Artikel kelima yang ditulis oleh Oktavia Widiastuti, mengangkat topic yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa. Dalam artikel ini penulis membahas tentang penerapan pembelajaran berbasis proyek untuk memaksimalkan luaran positif yang didapatkan oleh siswa dari sebuah proses pembelajaran. E-Exhibition “English Entrepreneur and Entertainment Exhibition’  digunakan sebagai framework pada proyek yang diberikan kepada siswa. Menurut penulis E-Exhibition merupakan media penilaian yang mencakup beberapa segi dalam pembelajaran. Selain itu penerapan proyek memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan beberapa luaran seperti; pemecahan masalah, kolaborasi dan keterampilan social dan berkomunikasi.

Artikel keenam dalam Jurnal Linguistik Terapan edisi November ini juga mengusung topic tentang pembelajaran bahasa. Ahmad Suyono dan Bambang Suryanto memaparkan tentang penggunaan teknologi Text To Speech (TTS) yang diintegrasikan dalam Epub EBooks sebagai media pembelajaran bahasa. Kedua penulis menyampaikan gagasan bahwa penggunaan teknologi TTS yang diintegrasikan ke dalam EBooks diharapkan dapat membantu guru untuk menciptakan dan mendistribusikan materi ajar dengan lebih efisien. Sehingga mengurangi beban kerja yang berkenaan dengan masalah pembelajaran yang bersifat individu.

 

Selamat Membaca,

Tim Penyunting